SELAMAT DATANG DI KAMPUNG GEDONG BOJONGGEDE KABUPATEN BOGOR

Pencarian

Jumat, 29 Mei 2009

SARANG SEMUT


Sarang Semut adalah satu dari banyak tumbuhan obat yang banyak tumbuh di daerah Indonesia paling barat, Papua (Irian). Myrmecodia adalah keluarga tumbuhan semut yang banyak tumbuh di Asia Tenggara. Tumbuhan sarang semut adalah jenis tumbuhan epifit, tumbuh di cabang dan batang pohon lain yang lebih besar, namun tidak hidup secara parasit yang menghisap makanan dari inangnya, tetapi hanya sebagai tempat menempel, menumpang untuk tumbuh. Ada beragam tumbuhan epifit lainnya seperti lumut kerak, alga, lumut, anggrek, dan lain-lain.
Tumbuhan berbatang gemuk ini banyak kita dapati di pohon-pohon berbatang kokoh, seperti kayu putih, cemara gunung, kaha dan pohon beech. Pohon berbatang kecil dan tidak besar jarang ditumbuhi tumbuhan sarang semut. Di hutan di mana terdapat banyak tumbuhan ini, hanya ada satu jenis semut untuk satu tanaman. Tidak ada satu tumbuhan sarang semut dihuni oleh lebih dari 1 jenis semut. Sejauh ini, hanya tiga jenis semut yang mau tinggal di dalam batang tumbuhan ini, yang berasal dari genus iridomyrmex.



Manfaat Sarang Semut bagi Manusia

Banyak orang Asia mencari sarang semut (myrmecodia pendans) karena berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Menurut penelitian sejumlah pakar kesehatan dan obat-obatan, sarang semut memiliki khasiat ampuh untuk mengobati kanker dan jantung. Majalah NIRMALA edisi Juli 2006 memuat komentar bahwa masyarakat daerah Wamena suka menggunakan sarang semut untuk menyembuhkan rematik dan asam urat. Sedangkan pakar bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), sarang semut mengandung flavanoid, tannin dan polifenol. Ketiga zat ini adalah bagian dari antioksidan penghalang pertumbuhan sel kanker dan penyakit jantung. Zat-zat ini adalah antioksidan kuat--beberapa kali lebih kuat dari vitamin C dan E sehingga memberikan efek menurunkan risiko beberapa jenis kanker dan penyakit kardiovaskuler. Bahkan tanaman ini terbukti juga mengobati diare dan menghentikan pendarahan. Selain itu Sarang Semut bisa menghambat enzim xanthine oxidase yang berkhasiat menurunkan asam urat dan memperbaiki fungsi ginjal. Masih ada zat aktif lain yang belum terungkap.


Bongkahan Sarang Semut Antioksidan adalah kemampuan molekul untuk memperlambat atau menghindari proses oksidasi molekul-molekul lain. Oksidasi adalah reaksi kimia yang memindahkan elektron-elektron dari zat kimia ke alat pengoksidasian. Reaksi oksidasi dapat menghasilkan radikal bebas, yang dapat memicu reaksi berantai yang merusak sel. Antioksidan berperan menghancurkan reaksi berantai ini dengan menyingkirkan radikal bebas tingkat menengah, dan menghalangi reaksi oksidasi lainnya. Sebagai hasilnya, antioksidan sering kali menurunkan jumlah radikal bebas berbahaya seperti thiols atau polyphenols. Sarang semut mengandung antioksidan ini.

Bila diperhatikan secara kasat mata dan dari bukti-bukti yang dapat dilihat, sarang semut memang dapat menyembuhkan bermacam-macam jenis penyakit ringan dan berat, seperti tumor, kanker, asam urat, jantung koroner, wasir, tuberkulosis, migrain, rematik dan leukimia. Pernyataan ini telah dibuktikan melalui serangkaian pengalaman masyarakat Papua yang sudah mengkonsumsinya turun temurun. Namun cara kerja tumbuhan ini memang belum diketahui secara pasti dan perlu dibuat penelitian saksama. Penyakit apa saja yang dapat disembuhkan dan kemungkinan bahan-bahan penawar racun apa saja yang terkandung di dalamnya, dapat anda baca di bawah ini.

* Kanker dan tumor. Jenis-jenis kanker dan tumor, baik jinak maupun ganas, yang dapatSel Kanker disembuhkan dengan sarang semut adalah kanker otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker lever, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker prostat, serta kanker darah (leukemia), kecuali kanker tenggorokan dan rongga mulut. Kemampuan sarang semut secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis kanker atau tumor tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor atau kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.

* Gangguan jantung, terutama jantung koroner. Hingga kini mekanismenya memang belum jelas, tetapi kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan berbagai macam penyakit/gangguan jantung ada kaitannya dengan kandungan multi-mineral Sarang Semut, terutama kalsium dan kalium.

* Stroke ringan maupun berat. Pengobatan stroke kemungkinan sangat berkaitan dengan kandungan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

* Ambeien (wasir). Kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (wasir) berkaitan dengan kandungan flavonoid dan taninnya yang tinggi. Kedua golongan senyawa ini dalam beberapa penelitian memang sudah terbukti dapat mengobati wasir.

* Benjolan-benjolan dalam payudara. Yang dimaksud dengan benjolan-benjolan pada Sel Kanker Payudarapayudara adalah pembengkakan bukan tumor (non-neoplasma). Diduga kuat mekanisme penyembuhannya serupa dengan kasus tumor dan kanker, yaitu dengan mengandalkan kemampuan kandungan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut.

* Gangguan fungsi ginjal dan prostat. Mekanisme pengobatan gangguan fungsi ginjal dan prostat kemungkinan ada kaitannya dengan kandungan antioksidan (flavonoid dan tokoferol) serta multi-mineral yang ada dalam Sarang Semut.

* Haid dan keputihan. Proses pengobatan untuk keputihan dan melancarkan haid ada kaitannya dengan kandungan flavonoid, tanin, dan multi-mineralnya, terutama kalsium dan seng.

* Melancarkan peredaran darah. Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral yang terkandung dalam sarang memiliki peranan penting dalam melancarkan peredaran darah.

* Migrain (sakit kepala sebelah). Untuk pengobatan migren berkaitan dengan fungsi kandungan flavonoid dan multi-mineral dalam Sarang Semut, khususnya kalsium, natrium, dan magnesium.

* Penyakit paru-paru (TBC). Pengobatan TBC terkait dengan peranan flavonoid yang Virus TBCterkandung dalam Sarang Semut yang berfungsi sebagai antivirus.

* Rematik (encok). Ini terkait dengan kemampuan flavonoid sebagai inhibitor enzim xanthine oxidase dan antioksidan serta tokoferol sebagai antioksidan dan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

* Gangguan alergi hidung, mimisan, bersin-bersin. Senyawa-senyawa yang bertanggung jawab terhadap gangguan ini adalah antioksidan (tokoferol dan flavonoid) dan tanin.

* Sakit maag. Seperti halnya TBC, yang berperan dalam pengobatan maag adalah flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut sebagai anti bakteri.

Setelah mengkonsumsi sarang semut ini dengan teratur, pastilah senyum ketenangan anda akan dapat terpancar lagi, karena mengetahui bahwa ternyata ada peningkatan kesehatan yang cepat dan teratur karena penyakit anda berkurang dengan cepat dan pasti. Setiap orang mendambakan kesehatan yang prima. Namun fakta sering berbicara lain, justru kerap menyusahkan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Websites